baner

Sosialisasi Gerakan Sekolah Menyenangkan Sebagai Upaya Membangun Iklim Sekolah Yang Positif

Warta Sekolah, 15 Januari 2021gambare

Guru merupakan ujung tombak pendidikan di sekolah. Dari tahun ke tahun, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, tugas guru bukan hanya memberikan ilmu atau sekedar materi ke siswanya. Seorang guru mulai dituntut untuk mampu menumbuhkan minat, bakat dan ketrampilan siswa. Memberikan ruang-ruang yang lebih luas lagi untuk siswa bisa mengeksplore dirinya sendiri sehingga menumbuhkan daya pikir yang kreatif dan logis menjadi tugas guru dan sekolah ke depannya. Hal tersebut sesuai dengan tujuan Kemendikbud untuk mewujudkan Merdeka Belajar, dimana siswa diberikan ruang untuk meningkatkan minat dan bakat yang ada dalam dirinya.

Mengawali pembentukan iklim sekolah yang positif, pada hari Selasa, 12 Januari 2021, SMK Negeri 2 Pacitan mengadakan Sosialisasi Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) untuk Bapak Ibu Guru yang bertempat di Gedung Serbaguna SMK Negeri 2 Pacitan. Sedikit mengenal tentang GSM. GSM didirikan oleh Muhammad Nur Rizal, S. T. , M. Eng. , PhD dan T. Novi Poespita Chandra, M. Si. di sekolah pinggiran Yogyakarta, dan kini semakin meluas karena membawa alternatif baru dalam dunia pendidikan. GSM ini berfokus pada pembentukan iklim sekolah yang positif. Ketika iklim positif sudah terbentuk, maka prestasi dan karakter siswa akan terbangun, serta pemikirannya menjadi lebih terbuka dan berkembang. Hasil yang dimiliki siswa itulah yang diharapkan menjadi bekal untuk masa depannya.

Sosialisasi GSM dibuka oleh Kepala SMK Negeri 2 Pacitan, Drs. Hendrik Subroto, M. M. , pada pukul 09. 00 WIB. Dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Dra. Sulasi, M. M. selaku instruktur. Melalui beberapa materi yang disampaikan, Bapak Ibu Guru sebagai peserta sosialisasi diajak untuk mengubah mindset mengenai pola pembelajaran agar sesuai dengan tuntutan di masa depan. Bukanlah kelas yang menyenangkan apabila sosialisasi hanya mendengarkan penjelasan saja. Peserta yang sudah terbagi dalam 6 (enam) kelompok juga diberikan permainan-permainan untuk mengasah kreatifitas sekaligus problem solving. Setiap kelompok diminta untuk memberikan solusi dari permasalahan kelompok lain. Suasana kelas terbangun menjadi menyenangkan ketika solusi yang sudah ada dipresentasikan melalui gambar-gambar dan bagan yang dibuat sekreatif mungkin.

Hasil dari Sosialisasi Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di SMK Negeri 2 Pacitan yaitu Bapak Ibu Guru menjadi lebih memahami bahwa proses belajar tidak bisa dibatasi oleh dinding-dinding kelas dan peraturan yang mengikat, melainkan siswa diberi kebebasan untuk menumbuhkan minat, bakat dan ketrampilannya. Pembuatan komitmen bersama di awal juga bisa menjadi solusi agar kelas berjalan lebih kondusif. Penerapan GSM di SMK Negeri 2 Pacitan ini diharapkan mampu mewujudkan tujuan sekolah sebagai Center of Excellence.

Lihat Video

(sdk/hum)
Peta Sekolah