baner

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas SMKN 2 Pacitan

Warta Sekolah, 2 September 2021gambare

Mulai tanggal 01 September 2021, SMK Negeri 2 Pacitan mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Seluruh siswa yang mengikuti pembelajaran terbatas diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, membawa handsanitizer dan makan minum sendiri. Untuk mengurangi kerumunan, maka hanya 50% siswa dari setiap tingkat yang hadir mengikuti PTMT ke sekolah.

Pada hari Rabu (1/9) pagi suasana di SMK Negeri 2 Pacitan terlihat berbeda dari biasanya. Pukul 06. 30 sudah terlihat beberapa Bapak Ibu Guru sudah berbaris di dekat gerbang sekolah memakai seragam lengkap. Mulai pada pukul 07. 00 juga terlihat siswa-siswi memasuki gerbang sekolah berseragam khas SMK Negeri 2 Pacitan berwarna putih biru.  Pemandangan seperti ini sudah 1,5 tahun lamanya tidak terlihat karena pembelajaran yang dilakukan dengan daring sebagai dampak dari penyebaran virus Covid-19. Namun berdasar pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa Bali, sekolah yang berada pada PPKM level 2-3 sudah diijinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Inmendagri itulah yang menjadi salah satu alasan adanya suasana yang berbeda di SMK Negeri 2 Pacitan Rabu (1/9) pagi ini.

Memasuki lingkungan sekolah dengan tertib dan mematuhi protokol kesehatan, siswa-siswi diperiksa suhu badan terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada yang sakit dan diberikan handsanitizer. Selanjutnya mereka menuju ruang kelas masing-masing, dimana sudah ada Bapak Ibu Guru pengampu mata pelajaran jam pertama yang menunggu di kelas. Walaupun hanya 50?ri jumlah siswa di kelas yang masuk dan hanya 4 (empat) jam pelajaran, mereka tetap bersemangat mengikuti rangkaian pembelajaran bermakna yang disampaikan oleh Bapak Ibu Guru. Apalagi untuk siswa siswi kelas X dan XI yang baru pertama kali belajar di ruang kelas, PTM terbatas ini menjadi hal yang paling dinanti-nanti.

Sebagai persiapan melaksanakan PTM terbatas, seluruh Bapak Ibu Guru Karyawan dan sebagian besar siswa SMK Negeri 2 Pacitan telah menerima vaksin Covid19. Sekolah juga telah membenahi fasilitas agar bisa mendukung penerapan protokol kesehatan. Setiap siswa siswi yang masuk diwajibkan untuk memakai masker, membawa makan dan minum dari rumah, serta menjaga jarak minimal 1,5 meter. Standar Operasional Prosedur (SOP) pembelajaran tatap muka terbatas harus selalu ditaati oleh seluruh warga sekolah agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah dan PTMT tetap bisa terlaksana dengan baik.

(sdk/hum)
Peta Sekolah